Somai siapa yang tidak kenal cemilan yang terbuat dari campuran daging dan tepung kanji ini, rasanya yang gurih dan kenyal membuat kita merasakan sensasi yang nikmat di mulut. Di jawa panganan ini biasa di sebut pentol atau cilok dan cara memasakanya pun lebih bervariasi ada pentol goreng, pentol bakar dan pentol kukus seperti yang umum disulawesi atau yang biasa kita sebut somai.
Kalau ingat somai siang2 gini rasanya "Mouth watering" tiba2, alias "A'bebe", apalagi di tambah sambel kacang dan kecap nyaaamm.. nyaammm.. nyaaaamm.. !!!
Somai menjadi panganan wajib dan tidak jarang menjadi pengganti nasi di warnet ini, setiap hari sekitar jam 12 -1 belasan orang di net akan gelisah menantikan kehadiran mas somai yang unyuu', bukan karena naksir masnya tapi mereka tidak sabar menikmati somai yang dibawanya. Mas Somai yang unyu' pun tak pernah absen standbay di depan warnet, bahkan jika sehari saja si Mas terlambat datang mereka akan sedih dan galau berjamaah, sungguh suatu simbiosisi mutualisme yang sangat romantis " Terharu" (Hiks).
Yang membuat gue heran adalah dengan seporsi somai (Sekitar 2 atau 3 tusuk) Mampu membuat mereka kenyang selama 6-7 jam, ini sesuatu yang sangat mengherankan buat gue, bukan karena gue hobby makan tiap saat tapi ini memang gak masuk akal menurut gue, Bagaimana mungkin hanya dengan sekali makan somai, mereka bisa kenyang sampai selama itu, gue sempat berfikir kalau somai yang masuk di tubuh mereka tanpa melalui proses pengunyahan, artinya satu buah somai yang kira2 ukurannya sebesar bola pingpong langsung mereka telan bulat2 sehingga lambung membutuhkan waktu lebih lama untuk mencerna somai tersebut dan effectnya adalah menimbulkan perasaan kenyang dalam jangka waktu yang lama. Setelah berfikir lagi sepertinya memang seperti itu kronologinya. :D
Well, berkat somai Hidup rukun dan damai tetap terjaga, keharmonisan antar umat beragamapun semakin baik, dan monster tidak akan menyerang kota lagi.
Hidup mas somai...........!!!!!
Hidup penikmat somai...!!!!!
*Jika lo bingung gue juga bingung :p