Tidak perlu ada rasa takut ketika ditinggalkan,
bukankah semua yang hidup suatu hari akan pergi
ada yang pergi sesaat bahkan ada yang tak meninggalkan jejak
Tidak perlu cemas dengan sesuatu yang akan hilang
Bukankah kau juga terkadang ingin menghilang
tak perlu tegang karena akan banyak yang hilang sebelum yang kekal menghampiri
akan banyak kepurapuraan yang berpura-pura menjadi abadi
aku berhenti berharap pada yang tak pasti,
melepaskan yang seharusnya di lepaskan
membuang segala keputusasaan
tak ada yang nyata sebelum yang maya
semua hanya tipuan imajinasi semata
Rindu yang tiap kali menggema ternyata hanya kekosongan yang bertopeng
bahkan rasa yang kusebut cinta ternyata hanya tipuan detak2 yang salah sangka
Aku melepas Setelah di Lepas
Aku mencari walau mungkin tak ada yang mencari
Tuhan.. Jangan biarkan Rusuk ini tercipta tanpa berpunya.
Jumat, 12 Desember 2014
Kamis, 11 Desember 2014
kosong
Mengapa harus ada kata kosong ketika tak ada satupun yang ingin dibiarkan tak berisi
Kosong selalu berpura-pura
menjelma menjadi ruang tanpa celah
yang enggan untuk berpenghuni
kosong seringkali menjadi lengkungan senyum
berusaha terlihat apik walau sebenarnya menjerit
di balik angkuh nya kosong, ia selalu berharap ada angin yang beriak
mampir sejenak mengisi sedikit ruang di dalam ketiadaan.
Kosong selalu berpura-pura
menjelma menjadi ruang tanpa celah
yang enggan untuk berpenghuni
kosong seringkali menjadi lengkungan senyum
berusaha terlihat apik walau sebenarnya menjerit
di balik angkuh nya kosong, ia selalu berharap ada angin yang beriak
mampir sejenak mengisi sedikit ruang di dalam ketiadaan.
Minggu, 07 Desember 2014
Catatan ini aku tulis ketika hujan mengguyur kotaku pada malam yang gigil di awal desember
Dingin menusuk sampai ketulang malam ini, memaksa mata untuk kembali terjaga, hening mengantarkanku kepada kenangan masa lalu bersama harap yang mungkin telah gagal menjadi kenyataan.
aku ingat pernah memimpikan 3 hal bersamamu,
kala itu kau sangat bahagia menantikan seekor ikan mas menyambar pancinganmu, kau bilang ikan itu akan menjadi lauk untuk berbuka puasa, kau memang lucu membuat kolam sendiri, menaruh ikan sendiri, kemudian memancingnya lagi. aku tertawa melihat tingkahmu padahal kau bisa saja membeli berapapun jumlah ikan yang kau mau, tapi itulah kau, kau selalu menyukai tantangan. belum juga kailmu tersambar aku bersorak sambil sedikit merengek untuk ikut memancing denganmu suatu hari nanti, kau meberiku senyuman indah bersama kata iya..
Di sebuah subuh yang dingin kala bulir embun masih memenuhi daun2, dini hari yang sunyi dikamarmu disini trelah berubah menjadi pagi, aku menyaksikan beberapa sosok ayah sedang mengusap peluh yang telah utuh memenuhi tubuh, tangan2 perkasa mereka sedang mengangkat sayuran2 segar dari dalam truk2 tua, entah dari mana asalnya, beberapa wanita2 baya memilah milah sambil bercengkrama, sungguh aku senang menyaksikan hal seperti ini, ketika kehidupan berjalan di awal hari, ketika tahta belum tersentuh matahari, ketika malam masih menyisakan kabut,ketika kau baru saja bernjak dari tidurmu untuk bersujud. kali ini kau yang tertawa melihat tingkahku katamu
" Kalau cuma hendak membeli sayur, kenapa tak ke supermarket saja di pagi hari?" Padahal kau jelas tau bukan membeli sayur intinya, Hari itu aku berkata suatu hari aku akan mengajakmu kesini menyaksikan betapa indahnya menikmati rasa syukur seperti mereka yang tak jua mengeluh dalam peluh.
"Apa kau sadar kita punya kepribadian yang sama, kita menyukai hal2 yang tak banyak disukai orang lain, mungkin karena kita lahir di bulan yang sama atau mungkin karena memang kita ditakdirkan bersama ?" Entahlah..
Kita pernah berencana suatu hari nanti kita akan menikmati semilir angin dan hawa dingin kota malang di atas sebuah paralayang, apa kau ingat ?? Suatu hari entah kau atau siapapun yang menjadi kemudiku aku berharap suatu hari akan terwujud.
* Catatn ini aku tulis ketika hujan mengguyur kotaku pada malam yang gigil di awal desember, ketika pejam tak jua datang, brsama MLTR yang menyenandungkan " I m coming home to you"
aku ingat pernah memimpikan 3 hal bersamamu,
kala itu kau sangat bahagia menantikan seekor ikan mas menyambar pancinganmu, kau bilang ikan itu akan menjadi lauk untuk berbuka puasa, kau memang lucu membuat kolam sendiri, menaruh ikan sendiri, kemudian memancingnya lagi. aku tertawa melihat tingkahmu padahal kau bisa saja membeli berapapun jumlah ikan yang kau mau, tapi itulah kau, kau selalu menyukai tantangan. belum juga kailmu tersambar aku bersorak sambil sedikit merengek untuk ikut memancing denganmu suatu hari nanti, kau meberiku senyuman indah bersama kata iya..
Di sebuah subuh yang dingin kala bulir embun masih memenuhi daun2, dini hari yang sunyi dikamarmu disini trelah berubah menjadi pagi, aku menyaksikan beberapa sosok ayah sedang mengusap peluh yang telah utuh memenuhi tubuh, tangan2 perkasa mereka sedang mengangkat sayuran2 segar dari dalam truk2 tua, entah dari mana asalnya, beberapa wanita2 baya memilah milah sambil bercengkrama, sungguh aku senang menyaksikan hal seperti ini, ketika kehidupan berjalan di awal hari, ketika tahta belum tersentuh matahari, ketika malam masih menyisakan kabut,ketika kau baru saja bernjak dari tidurmu untuk bersujud. kali ini kau yang tertawa melihat tingkahku katamu
" Kalau cuma hendak membeli sayur, kenapa tak ke supermarket saja di pagi hari?" Padahal kau jelas tau bukan membeli sayur intinya, Hari itu aku berkata suatu hari aku akan mengajakmu kesini menyaksikan betapa indahnya menikmati rasa syukur seperti mereka yang tak jua mengeluh dalam peluh.
"Apa kau sadar kita punya kepribadian yang sama, kita menyukai hal2 yang tak banyak disukai orang lain, mungkin karena kita lahir di bulan yang sama atau mungkin karena memang kita ditakdirkan bersama ?" Entahlah..
Kita pernah berencana suatu hari nanti kita akan menikmati semilir angin dan hawa dingin kota malang di atas sebuah paralayang, apa kau ingat ?? Suatu hari entah kau atau siapapun yang menjadi kemudiku aku berharap suatu hari akan terwujud.
* Catatn ini aku tulis ketika hujan mengguyur kotaku pada malam yang gigil di awal desember, ketika pejam tak jua datang, brsama MLTR yang menyenandungkan " I m coming home to you"
Senin, 01 Desember 2014
the last note for you
Aku sudah tertidur cukup lama, sangat lama sehingga aku tidak ingin bangun lagi, tidur panjang ini membuatku memimpikan banyak hal,semua hal2 yang sangat indah yang kuhabiskan bersamamu, ketika aku baru saja tertidur mimpi itu seperti sangat nyata, aku melihatmu, menyentuhmu, menyanyikan sajak2 indah bersamamu, sampai berkeliling dunia bersamamu..
Suatu hari dalam mimpiku kau menyuruhku bangun tapi aku tak ingin, aku tetap ingin melihatmu aku ingin menghabiskan hidupku dalam mimpi ini, tapi kau tetap saja memaksaku untuk bangun, aku tak pernah mengerti mengapa kau melakukan ini, apakah kau tak bahagia bersamaku? apakah cintaku kurang pantas untukmu? aku bahkan rela tertidur selamanya agar tetap bisa bersamamu tapi kali ini kau memakiku dan menyuruhku untuk membuka mata lagi..
Kau mengenalku sangat baik, aku orang yang keras kepala, aku bukan orang yang mudah menyerah begitu saja, dengan melihatku bersikeras seperti ini aku tau kau akan berubah pikiran dan benar saja kau kembali disisiku menyuruhku untuk tetep terpejam bahkan ketika riuh suara mulai membangunkanku kau akan mengusap rambutku, menyenandungkan lagu rindu hingga mataku enggan untuk terbuka.
Kunikmati mimpi ini bersamamu, tak ada satupun hari yang kulewatkan di dekapanmu bahkan ketika kau sedang sibuk dengan harimu aku akan terus mencarimu untuk sekedar melihat senyummu.
Suatu hari kau berpamitan padaku, katamu kau akan mengunjungi mimpimu sendiri untuk beberapa saat, mimpimu sudah sangat lama kosong karena terus tinggal di mimpiku, katamu mimpimu sedang mrmbutuhkanmu, mimpimu sedang ingin pergi jauh , menggapai sesuatu yang tinggi di puncak sana, entah dimana kau tak mengatakannya, Kau tau aku tak sanggup melepaskanmu aku menagis sejadi2nya karena kau tetap saja memaksa untuk pergi, setelah berpikir panjang aku merasa hal ini memang sangat penting bagimu dan betapa egois nya aku yang tak membiarkanmu pergi, akupun mengantarmu dengan isak tangis yang tak tertahan kau bilang kau akan sering2 mengunjungi mimpiku, dari dalam mimpimu kau akan mengawasiku, kau tidak akan pergi selamanya bahkan ketika aku sangat merindu kau akan segera masuk kembali kesela2 mimpiku walau hanya sedetik. Aku bahagia mendengar itu, aku mengecup keningmu, dan menagis di dekapmu, sebelum kau melangkah pergi aku menatap dalam matamu dan bertanya
" Bagaimana jika aku terbangun??"
Kau terdiam sejenak, menyentuh pipiku, tersenyum dan bergumam " tetaplah tidur sayaang"...
Kepergianmu membuat mimpiku terasa hambar sekarang, tak ada lagi wajahmu yang selalu kupandangi , tak ada lagi suaramu yang selalu menyebut namaku, tak ada lgi senyummu yang menghilangkan keresahanku, mimpiku menjadi mimpi buruk!!!
Hari itu ada seseorang yang memanggil namaku, aku merasakan dia menyentuh lenganku, memanggil namaku berkali2, dia menyuruhku banguun. Didalam mimpi aku gelisah bagaimana ini aku tidak ingin bangun, aku ingin menunggumu disini, aku tidak ingin meninggalkan mimpi ini. KUpejamkan mataku seerat mungkin, aku tak ingin bangun,, aku ingin disini,, aku mengunguu,, aku tau kau akan kembali.......
Setelah orang itu pergi, aku kembali tentram bersama tidurku menikmati penantian dalam mimpi dan hari itu kau benar, kau datang tiba2 menghapuskan kerinduan yang sudah lama aku pendam, kujatuhkan tubuhku di dekapanmu, kamu masih sama , tak ada ang berubah ,, entah berapa ratus kali sudah aku mengatakan bahwa aku merindukanmu kau tertawa melihat tingkahku yang kekanak-kanakan, kau mengusap rambutku mendekapku membuatku menikmati setiap kerinduan yang terbunuh satu persatu..
Kau mengecup keningku dan mengacungkan jempol kananmu katamu aku hebat, katamu kau mengawasiku ketika seseorang berusaha membangunkanku aku tetap kokoh untuk tertidur, aku mencubit lenganmu gemas, " Ini bukan hal yang mudaah, asal kau tauu!!" Wajah cemberutku membuat sebuah lengkungan senyum yang indah diwajahmu hari itu, sangat indah, iyaaa aku tak pernah lupaa...
Esok harinya kau kembali pergi katamu kamu harus kembali lagi kemimpimu, ada banyak hal yang harus kau selesaikan dalam mimpimu, aku membiarkanmu pergi aku tau kau akan kembali seperti kemarin.
Kunikmati rindu yang datang setiap harinya walau sulit aku tau ini akan berbuah manis, aku tau kau selalu mengawasiku dari sana, mendekapku dari jauh tak apa aku bahagiaa...
Kau tau hari ini adalah tahun kelima aku menunggumu tapi kau tak kunjung datang, ada apa denganmu sayang, apa ada sesuatu yang terjadi padamu,??
mengapa kau tak mengunjungi mimpiku lagi, ??
Apa kau sudah berada di puncak mimpimu??
Apa mimpimu teramat sangat indah sampai kau tak ingin kemimpiku lagi??
Aku bosan dengan mimpi buruk ini sayang, ...
Di luar sana aku mendengar puluhan orang memanggil namaku, menyuruhku untuk bangun, apa aku harus bangun sayang??
Apa aku harus membuka mataku sekarang ??
Bagaimana jika kamu datang?? kau tentu tak akan mengacungkanku jempol kananmu lagi
Aku lelah sayang, Mimpi ini sekarang seperti neraka, aku ingin bangun sungguh aku ingin bangun, maafkan aku yang hanya bisa bertahan sampai disini, apakah kau masih mengawasiku sayang? kau pasti akan marah padaku, aku sudah tidak sanggup sayang sungguh.. Aku kesepian dalam mimpiku sendiri, aku ingin bangun, kau tau aku sangat merindukanmu, aku ingin sekali lagi mendekapmu, tapi mimpi ini sudah sangat menyakitkan, sungguh !!
Maafkan aku.. Hari ini aku memutuskan untuk bangun, hari ini aku memutuskan meninggalkan mimpi ini. Maafkan aku sayang, Jika mimpimu sudah sampai di puncak maka bangunlah juga sayang, Buka matamu, Semoga Kehidupan mempertemukan kita lagii. !!!
Langganan:
Postingan (Atom)